Berita kematian Steve Jobs hari ini sangat mengejutkan. Dunia berduka dan sangat kehilangan Seorang inovator karismatik dengan karya-karya yang mengagumkan. Jejak hidupnya yang berliku telah menginspirasi banyak orang. Perpaduan, jiwa seni yang kuat, pengetahuan IT yang tinggi, dan semangat entrepreneurship yang luar biasa melahirkan penemuan-penemuan yang merubah cara hidup masyarakat dunia dalam mengakses dunia digital.
Kehidupan Awal
Terlahir di San Francisco dari pasangan Abdul fattah Jandali, seorang professor ilmu politik dan Joanne Simpson. Namun kemudian, ibunya menyerahkan steve jobs kecil untuk adopsi oleh Paul dan Clara Jobs. 
Di umurnya yang ke 17, dia kuliah di salah satu universitas bernama Reed College, di Portland. Namun, setelah 6 bulan kuliah di memutuskan untuk berhenti kuliah karena melihat selama waktu itu, dia tidak melihat ada manfaat baginya untuk terus tetap berada disana. Saat itu, dia tidak memiliki kos sehingga kalau mau tidur terpaksa harus menumpang dengan di tempat teman-temannya. Untuk membeli makanan, sering kali dia harus memungut botol coca-cola untuk kemudian ditukar dengan uang 5 sen. Selain itu, sering kali juga dia berjalan 7 mil melintasi kota setiap minggu malam untuk mendapatkan makanan enak di biara hare krishna.
Setelah Drop Out, dia hanya mengikuti kegiatan-kegiatan studi yang dia minati saja dan itu masa yang menyenangkan baginya salah satunya adalah kelas seni kaligrafi. Disana dia belajar jenis-jenis huruf, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipograpi yang hebat. Semua tu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Walaupun waktu itu belum ada manfaat yang jelas dari belajar kaligrafi tapi dia sangat menyukainya dan ternyata ilmu ini sangat bermanfaat ketika steve jobs mulai merancang Mac. Berkat ilmu kaligrafi yang dia dapat, Mac menjadi komputer pertama yang bertipografi cantik yang kemudian Windows menjimplaknya.
Mendirikan Apple
Ketika umur 20 tahun, Steve Jobs bersama temannya Steve Wozniak mengawali apple di garasi rumah orang tuanya. Mereka berdua bekerja keras 10 tahun untuk menjadikan perusahaan bernilai 2 milyar dollar dengan 4000 karyawan. Pada tahun 1983, Steve mengajak John Sculley keluar dari Pepsi Cola dan bergabung di Apple sebagai CEO. Waktu itu, Steve Jobs menangani divisi Macintosh dan sukses membawa macintosh sebagai komputer terkecil pertama yang sukses secara komersil dengan antar muka pengguna grafis .
Tahun 1984, terjadi penurunan penjualan di seluruh industri yang mengakibatkan keretakan hubungan antara steve jobs dan Sculley. Pertikaian internal yang terjadi mengakibatkan dipecatnya Steve Jobs dari Apple.
Mendirikan NEXT
Setelah dikeluarkan dari Apple, Steve Jobs sangat terpukul. Dia dipecat dari perusahaan yang dia dirikan sendiri. Namun segera dia memulai lembaran baru dengan mendirikan NEXT. Disini, dia mengembangkan NextCube yang dia juluki komputer antar pribadi. Setelah keberhasilannya menangani produk next, kemudian dia fokus dalam pengembangan perangkat lunak yang dibernama NeXTSTEP/intel.
Mendirikan Pixar
Steve job tak hanya mendirikan Next. Tapi juga mendirikan perusahaan Animasi, PIXAR. Steve Jobs membelinya dari lucasfilm yang dulunya bernama The Graphics Group. Film pertama yang diproduksi adalah Toy Story yang kemudian mendapatkan banyak penghargaan dan apresiasi oleh banyak orang. Berangkat dari toy story, pixar pun membuat beberapa film animasi lainnya dan berhasil menarik perhatian pemirsa film, seperti A Bug’s life, Finding Nemo, The Incredibles, Cars, Ratatouille, Wall E, Up, Toy Story 3.
Kembali ke Apple
Tahun 1996, Apple mengakuisisi Next senilai $429 Juta dan Steve Jobs pun kembali ke Apple yang kemudian menjabat sebagi pimpiman eksekutif interim. Pada waktu itu, banyak projek-projek yang dia tutup seperti Newton, Cyberdog, dan OpenDoc.
Dengan adanya akuisisi ini, perangkat lunak yang dikembangkan oleh NEXT kemudian di kembangkan di Apple yang kemudia merubah namanya menjadi Mac OS X.
Memperkenalkan iMac, iPod,iPhone, dan iPad
Dibawah arahan Steve Jobs, Apple maju pesat. Dia memperkenalkan produk baru apple yaitu iMac dan produk-produk lainnya. Sudah bisa ditebak, iMac diterima banyak oleh masyarakat dunia dan mendapatkan kesuksesan. Pada tahun 2000, dia memutuskan untuk menjadi CEO Permanen Apple. Sempat di bergurau menjuluki dirinya sendiri sebagai iCEO.
Setelah iMac, Steve Jobs kemudian memperkanalkan produk terbarunya yang bernama iPod, perangkat musik digital dan iTunes Store. iPod diterima banyak masyarakat diseluruh dunia. Sebutan iPod menjadi top mind orang untuk gadget music player. iPod kemudian merubah cara orang dalam menikmati musik dan perusahaan perusahaan lainnyapun ikut-ikutan memproduksi produk sejenis.
Tahun 2007, Apple masuk ke pasar telpon gengam. Apple memperkenalkan produk terbarunya yaitu iPhone, sebuah telpon seluler layar sentuh dengan memadukan fitur iPod didalamnya dan browsing web yang menarik.
Tahun 2010, Steve Jobs memperkenalkan produk apple yang sangat inovatif yaitu iPad. Dengan iPad, Steve Jobs berhasil merubah dunia digital dan menjadi era baru dalam perangkat digital.
Tak dipungkiri, selama hidupnya steve jobs telah melalui jalan yang panjang dalam menggapai apa yang diyakini. Prinsipnya yang ingin merubah dunia memang terbukti saat ini. Banyak kata-katanya yang menginspirasi banyak orang untuk mengikutinya. Pernah dia bicara tentang arah bisnis Apple. Dia mengatakan bahwa apple berjalan menuju dimana bola itu berhenti bukan mengikuti bola itu berjalan. Terlihat sekali bahwa Steve Jobs selalu mengarahkan Apple untuk selalu berinovasi dan menjadi pelopor terhadap suatu inovasi. Memang terbukti, iPod merubah cara orang mendengarkan musik, iPhone merubah cara orang dalam berkomunikasi dengan teknologi apple didalamnya, dan yang terakhir yang sangat fenomenal, iPad.
Bukan itu saja, Steve Jobs sangat piawai dalam presentasi. Setiap presentasi, banyak orang menyukainya. terlihat Steve Jobs sangat menguasai apa yang dipresentasikannya. Salah satu event dia bicara di depan publik yang sangat inspirasional adalah ketika dia berpidato di Stanford University, yang dia namakan ” Stay Hungry, Stay Foolish”. Dia menceritakan bagaimana cerita kehidupannya dari kecil hingga dia berhasil. Banyak sekali pesan moral dan motivasi yang dia sampaikan disana. Dan intinya yaitu “Stay Hungry, Stay Foolish” teruslah belajar dan tetap merasa bodoh. Jangan pernah merasa puas terhadap ilmu yang didapat karena ilmu tak pernah ada batas.
Selamat Jalan Steve Jobs. Terima kasih telah menginspirasi kita semua.





















Big JOB has done
iSad nih
Thanks Om Jobs..Your innovations have helped many people in this world..
selamat jalan om jobs,,
kasihan si siri baru muncul udah di tinggal pergi ;p
saya turut berduka, dunia telah kehilangan seorang inovator IT. tapi tulisan dan karya-karya nya tetap eksis untuk menginspirasi..
masih tergambar jelas alunan takdir
kita lewati malam dengan sebotol beer
bicara, tertawa, bertingkah semaunya
sudah saatnya kau tenang di alam sana….
paklek Steve Jobs
lucu juga, masak CEO dikeluarin dari perusahaannya sendiri
besok beli iPhone aah
sang penemu,sang motifator yang mengajarkan n membukakan mata banyak orang telah berpulang, semoga next steve dari indonesia